INFO TERBARU

PELUANG USAHA!!! Mau Jadi Entrepreneur Sukses??? AyamDower Membuka Peluang Usaha Dengan Sistem Kemitraan Waralaba Dengan Modal Terjangkau Dan BEP 6 Bulan Segera Hubungi Telp/WA/TELEGRAM 085724209111, Pin BB 76071EDD. Kesempatan ini Sangat Terbatas!!! Jadilah PIONEER Di Kota Anda...

Monday, June 24, 2013

Antara Harapan dan Kenyataan

Tidak sesuai harapan dengan kenyataan; Kemaren, saya mendapatkan pengalaman yang sangat berharga. Pengalaman pribadi yang membuat saya harus berfikir keras. Tapi, akhirnya, saya harus sadar diri. Semuanya itu memang ada yang mengatur.

Apa pengalamannya? Tidak sesuai antara harapan dengan kenyataan. Meskipun sudah berusaha maksimal untuk itu. Stress? Iya, kecewa? Apalagi. Itu yang terjadi.

Apa pelajaran yang saya dapatkan kemaren? Pertama, menyadari, semuanya itu memang Allah yang mengatur. Allah yang maha kuasa. Selama ini, alhamdulillah, banyak yang sesuai rencana, tetapi, kemaren, benar-benar disadarkan Allah yang maha kuasa.

Kedua, berusaha maksimal dalam setiap apa yang kita kerjakan. Do the best adalah awalnya. Dari memulai sampai selesai apa yang dikerjakan.

Ketiga, rupanya ada hikmah dibalik itu, insyaAllah, akan ada selalu hikmah dibalik apa itu keputusan Allah. Jangan berburuk sangka dulu. Yakin pada Allah.

Keempat, membuat plan a, plan b, plan c. Dalam hal ini, saya harus realistis. Tidak hanya mengandalkan pada satu rencana. Kegagalan dalam satu rencana, harus diantisipasi cepat oleh rencana lainnya.

Kelima, fokus pada proses yang akan dilalui untuk mencapai tujuan. Proses yang baik akan menghasilkan hasil yang baik. Demikian sebaliknya.

Keenam, fokus pada hasil, hasil yang sudah direncanakan harus tetap diupayakan untuk dicapai. Rencana tadi adalah bagaimana kita mencapainya. Jangan tidak fokus pada hasil. Hal ini menjadi tujuan kita. Saya tidak akan melenceng kemana-mana.

Ketujuh, berdoa kepada Allah dengen sepenuh hati. Yakin Allah sudah memeberikan yang terbaik buat saya. Meskipun menurut saya itu bukan terbaik, tetapi, Allah kasi yang terbaik.

Syukur kepada Allah atas pengalaman kemaren. Mengingatkan saya akan makna yang mendalam dalam hidup ini.

Friday, June 21, 2013

memaksimalkan value bisnis

Memaksimalkan value bisnis kita; Dalam bahasan diskusi dengan beberapa teman kemaren, saya mendapatkan pelajaran yang sangat berharga. Pelajaran bagi bisnis yang saya jalankan. Itu penting sekali dalam bisnis itu sendiri. Apa itu? Masalah value bagi perusahaan itu sendiri.

tepatnya adalah bagaimana setiap entrepreneur memaksimalkan value bagi bisnis mereka. Memaksimalkan value buat perusahaan, pemegang saham, karyawan sebagian bagian dari internal perusahaan. Hal ini menjadi sangat mendasar dalam berbisnis.

Apa yang perlu kita ambil pelajaran disini? Pertama, memang kita harus memahami bahwa dalam bisnis, kita itu create value buat para stakeholder. Adapun bagi pemilik perusahaan adalah create value for money. Tentu ada juga tujuan lainnya.
Kedua, kita melihat value itu apa? Value bagi pemegang saham atau pemilik perusahaan adalah laba atau profit, itu harus jelas. Laba itu tujuan pemegang saham.

Ketiga, value yang diharapkan itu adalah yang maksimal mereka bisa dapatkan dalam bisnis ini. Artinya, dengan inventasi yang mereka berikan, akan dapat berapa mereka dalam aktivitas bisnis tersebut.

Keempat, ingat rumus TP = TR - TC, yaitu totak profit adalah selisih total revenue dengan total cost. Ini adalah point penting value yang bersifat tangible bagi seorang entrepreneur. Value yang intangible pun bisa didapat.

Kelima, memahami konsep dasar cara menaikkan atau memaksimalkan value tersebut. Caranya adalah mengelola TP dengan menggunakan konsep manajemen keuangan dan akuntansi. Meningkatkan TP dengan manajemen pemasaran, meminimalisirkan TC dengan manajemen operasi dan manajemen sumber daya manusia.

Keenam, terus mengamati perubahan lingkungan bisnis itu sendiri. Bisnis kita yang bertujuan maximize value itu tidak berada dalam lingkungan statis, tetapi dinamis, selalu berubah. Itu point nya.

Ketujuh, mengevaluasi kinerja bisnis dan melakukan perbaikan. Sukses buat bisnis kita hari ini;)

perhatikan biaya dari setiap keputusan

Perhatikan biaya dari setiap keputusan; Tadi pagi, saya melihat di televisi kondisi ekonomi dalam konteks harga barang sudah "menggila". Menggila dalam artian kenaikan yang tidak masuk logika. Padahal, kenaikan bbm saja belum pasti. Masih menunggu keputusan pemerintah.

Inilah pelajaran berharga buat kita. Keputusan yang tidak jelas, tidak tegas, lambat. Pemerintah dalam hal ini mentri esdm enak saja bilang keputusan naiknya butuh prosedur. Dia lupa, pasar merespon lain. Harga sudah naik duluan.

Dari kejadian ini, kita harus belajar. Belajar membuat keputusan yang efektif dan efisien. Pertama, kita buat keputusan bisnis itu dengan cepat. Dimensi waktu harus diperhitungkan. Dalam manajemen stratejik, speed dalam keputusan bisa menjadi keunggulan bersaing.

Kedua, keputusan tersebut harus logis. Artinya, tidak semata-mata emosi. Dalam hal ini juga, harus mempertimbangkan benefit dibandingkan cost.

Ketiga, karena keputusan itu berhubungan dengan banyak pihak, matangkan dulu. Jangan coba-coba. Beda dengan yang pertama, disini proses menjelang keputusan, tetapi yang pertama, itu kecepatan memutuskan.

Keempat, berempatilah pada yang kena dampak atas keputusan. Misal karyawan kita. Mereka adalah pihak yang kena dampak atas setiap keputusan tersebut.

Kelima, komunikasikan keputusan dengan baik kepada mereka. Komunikasi ini penting untuk membangun kesamaan pengertian kepada mereka. Keenam, jalankan keputusan bersama-sama, tidak ada pengecualian pada pihak yang terkena dampak atas keputusan tersebut.

Ketujuh, evaluasi setiap keputusan untuk pencapaian tujuan dari setiap keputusan tersebut. Evaluasi menjadi sangat penting untuk diambil tindakan perbaikan.

Oleh karena itu, marilah kita buat setiap keputusan itu dengan baik, cepat dan tepat. Bagi saya, tugas setiap entrepreneur itu adalah buat keputusan, fokus pada tugas utama ini agar bisnis terus tumbuh dan berkembang. Selamat berbisnis hari ini;)

Monday, June 17, 2013

Dampak Kenaikan BBM Terhadap Bisnis

Bbm naik lagi....;Hari kemaren, kita disibukkan melihat demonstrasi di berbagai titik di Kota Bandung. Demonstrasi yang menentang kenaikan bahan bakar minyak atau yang lebih dikenal dengan BBM. Macet dimana-mana, hmmm... Itulah kenyataannya.

Meskipun demikian, jam 10 an malam, akhirnya keputusan untuk menaikkan bbm itu terjadi. Rapat paripurna dpr, yang terkesan serius, tetapi sambil ketawa-ketawa menhasilkan keputusan. Menyetujui rancangan undang-undang apbn perubahan. Disitu termasuk ijin kenaikan bbm.

Nah lho, bagaimana dengan kita? Apa pengaruhnya? Memang tanggal keputusan naiknya belum ditetapkan. Akan tetapi, kenaikan itu akan terjadi. Apa yang harus kita lakukan?

Pertama, semakin meyakini bahwa perubahan lingkungan bisnis itu adalah sesuatu yang pasti. Tidak bisa dipungkiri. Dampaknya bagi perusahaan.

Kedua, yakin dalam perubahan tersebut ada peluang. Kenapa demikian? Itu adalah prinsip setiap entrepreneur.

Ketiga, meminimalisir resiko dari kenaikan bbm itu sendiri. Nah lho... Bagaimana caranya? Mikir dong... Ha, ha...hubungannya adalah bagaimana setiap keputusan bisnis itu harus mengacu pada dampak resiko kenaikan bbm itu sendiri.

Keempat, melakukan analisis pada lingkungan bisnis kita, baik lingkungan bisnis internal maupun eksternal yang relevan dengan bisnis kita tersebut.

Kelima, melakukan redefinisi pada strategi bisnis. Dalam konteks ini, strategi harus berdasarkan bagaimana optimalisasi nilai perusahaan.

Keenam, menjalankan program keuangan, pemasaran, operasi dan sdm secara efektif dan efisien. Terakhir, melakukan evaluasi dan kontrol serta perbaikan atas setiap kegiatan bisnis untuk meminimalisir dampak negatif dari kenaikan bbm ini.

Selamat bekerja dan tetap optimis bagi bisnis kita;)

Bagaimana Mengelola Waktu Dalam Bisnis

Mengelola waktu untuk bisnis; Salah satu aset utama seorang entrepreneur adalah waktu. Waktu yang sering disebut dengan time. Nah lho,..bukannya uang pak? Tanya mahasiswa saya.

Inilah yang seringkali menjadi perdebatan dan perbedaan dalam pemahaman, masalah waktu. Waktu itu berharga sekali. Bahkan, waktu ini tidak bisa dibeli. Waktu semakin kerasa mahalnya ketika kita menjalankan bisnis.

Apa yang harus kita lakukan? Pertama, menyadari waktu itu adalah aset utama kita. Aset yang tidak bisa di perbaharui. Waktu akan berjalan terus. Kedua, membuat perencanaan yang ketat untuk kegiatan bisnis kita. Perencanaan tersebut relevan dengan pengendalian nanti.

Ketiga, dalam membuat perencanaan, optimalkan semua sumber daya yang relevan dengan bisnis tersebut. Jangan sampai ada yang kelewat. Keempat, melihat acuan pada pemanfaatan waktu yang sudah digunakan. Jangan coba-coba lagi.

Kelima, menjalankan rencana sesuai dengan perencanaan. Ini penting agar waktu itu tidak terbuang sia-sia. Keenam, mengevaluasi pemanfaatan waktu berdasarkan rencana. Akan ada gap dalam rencana dan implementasi.

Ketujuh, lakukan perbaikan. Fokus pada hasil evaluasi dan perbaikan terus-menerus. Sukses buat kita hari ini.;)

Sunday, June 16, 2013

Meningkatkan Kepuasan Karyawan Sebagai Strategy Mengembangkan Bisnis

Meningkatkan Kepuasan Karyawan Sebagai Strategy Mengembangkan Bisnis

Karyawan adalah asset yang harus dijaga, karena karyawan merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari bisnis. Sabtu 15 juni 2013, Dodo Sawer sebagai entrepeneur terus belajar dan belajar mengembangkan jiwa entrepreneurshipnya, kali ini Dodo belajar di GIMB School tentang bagaimana meningkatkan kepuasan karyawan.
Dalam bisnis, karyawan merupakan tools untuk mengembangkan bisnis, kok gitu yah? Coba bayangkan klo bisnis tanpa karyawan apa yang akan terjadi??? Yang ada si owner akan berkutat dalam rutinitas bisnisnya dan tidak mempunyai waktu untuk berfikir, belajar dan mengembangkan bisnisnya.
Dengan adanya karyawan maka akan meringankan pekerjaan si owner bahkan sedikit demi sedikit aktivitas bisnis bisa di delegasikan ke karyawan dan si owner mempunyai waktu untuk berfikir dan belajar mengembangkan bisnisnya. Namun karyawan bukanlah robot, mereka juga mempunyai tujuan untuk mendapatkan hasil, nah sebagai owner harus memperhatikan kesejahteraan karyawan juga, kenapa demikian??? Klo karyawan sejahtera otomatis mereka akan bekerja dengan sepenuh hati dan optimal dan bisnis pun akan berkembang pesat.
Yuk kita tingkatkan kesejahteraan karyawan kita agar mereka loyal terhadap bisnis kita dan menjadi kunci keberhasilan bisnis kita.
Bagaimana meningkatkan kepuasan karyawan?

Saturday, June 15, 2013

Bagaimana Meningkatkan Entrepreneurship Dalam Bisnis

Pebisnis itu harus ke lapangan; Dalam satu tulisan, pak Dahlan iskan mengatakan bahwa belajar bisnis, para entrepreneur harus turun langsung ke bisnis tersebut. Hmmmm... Pernyataan yang seringkali saya dengar dan ini yang kesekian kalinya.

Ini datangnya dari seorang menteri dan pebisnis sukses. Apa yang menarik dalam hal ini? Kan sudah biasa. Bukan karena yang ngobrol itu menteri. Akan tetapi, lebih ke model.

Apa yang ingin saya ambil pelajaran adalah kita harus turun ke lapangan. Untuk meningkatkan kualitas entrepreneurship. Ini yang pertama. Kualitas entrepreneurship dari 10 kompentensi seorang entrepreneur yaitu knowing u'r business, basic management, having proper attitude, adequate capital, managing finance, time, people, satisfying consumer, knowing how to compete and SOP.

Kedua, menyesuaikan konteks bisnis yang dijalankan dengan tempat kita turun kelapangan. Hal ini penting untuk memahami bisnis dan lingkungan bisnis kita. Ketiga, menyesuaikan Knowledge, skill dan attitude kita.

Keempat, membuat indikator yang terukur dengan KSA yang diharapkan dari setiap bisnis yang kita ingin dalami berupa turun ke bisnis tersebut.

Kelima, menetapkan niat yang kuat untuk terjun ke bisnis tersebut dalam belajarnya. Niat itu akan menentukan komitmen dan konsistensi dalam mengikutinya.

Keenam, membuat catatan untuk setiap pengetahuan, keterampilan dan attitude yang didapat. Terakhir, ketujuh, mengevaluasi hasil yang didapat dan lakukan perbaikan bila kurang. Itu pelajaran pagi ini, selamat beraktivitas;)